KABUPATEN JOMBANG – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan hari jadi ke-104 Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, tak sekadar menjadi pesta rakyat. Carangrejo Street Carnival yang digelar pada Sabtu (9/8/2025) terbukti menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus promosi pariwisata desa.
Dimulai pukul 13.00 WIB, ratusan peserta dari berbagai Rukun Tetangga (RT) menampilkan kreasi busana, atraksi seni, dan replika tokoh pahlawan.
Kreativitas ini tak hanya memikat ribuan penonton, tetapi juga memunculkan peluang usaha dadakan di sepanjang rute karnaval.
Pedagang makanan, minuman, hingga penyedia jasa foto keliling mengaku pendapatannya meningkat signifikan selama acara.
Kepala Desa Carangrejo, Supriaji, S.T., menegaskan bahwa karnaval ini dirancang bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai momentum menggerakkan potensi lokal.
“Kegiatan ini menjadi sarana promosi potensi desa sekaligus mempererat persatuan warga. Semoga semangat gotong royong dan kekompakan ini terus terjaga, dan hasilnya bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” terangnya.
Atraksi seni budaya yang ditampilkan juga memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada generasi muda dan pengunjung dari luar daerah.
“Ini sejalan dengan upaya pemerintah desa untuk mengembangkan wisata budaya berbasis komunitas,” imbuhnya
Puncak acara berlangsung di lapangan desa, di mana panitia memberikan penghargaan bagi RT dengan penampilan terbaik.
“Acara karnaval ini diakhiri dengan sorak-sorai penonton dan musik tradisional diharapkan akan menjadi agenda tahunan yang menarik bagi wisatawan,” tutupnya.
Dengan perpaduan antara hiburan, promosi budaya, dan geliat ekonomi lokal, Carangrejo Street Carnival membuktikan bahwa perayaan desa dapat menjadi katalis pembangunan berbasis masyarakat.(bml)*
Jombang Carangrejo Carnival budaya ekonomi desa promosi pariwisata