Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

MPLS Ramah di SMK Brantas Karangkates Tekankan Pancasila dan Era AI

SMK Brantas Karangkates Gelar MPLS Ramah 2025 dengan Penekanan pada Nilai Pancasila dan Kesiapan Menghadapi Era AI

Pendidikan - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 di SMK Brantas Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang, dilaksanakan dengan pendekatan yang berbeda, pada (4/7/2025) minggu lalu. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga berfungsi sebagai ajang pembentukan karakter bagi siswa baru.

Dengan tema yang diusung, MPLS tahun ini menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dan kesiapan menghadapi tantangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). 

“Kami ingin siswa baru tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan integritas tinggi. Pendidikan adalah tentang pembentukan akhlak dan kesiapan menghadapi masa depan.” terang, Kepala SMK Brantas Karangkates, Mintaasih Utami.

Tahun ini, SMK Brantas Karangkates menerima 788 siswa baru, terdiri dari 535 siswa laki-laki dan 253 siswa perempuan, yang tersebar dalam tujuh program keahlian. Jurusan otomotif menjadi yang paling banyak diminati, menunjukkan ketertarikan besar generasi muda terhadap bidang teknik dan kendaraan bermotor.

Selain itu, Mintaasih juga menekankan tujuh kebiasaan dasar yang dikenal sebagai Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada para siswa. 

Kebiasaan ini mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. "Pembiasaan ini penting untuk membentuk karakter siswa sejak dini. Mereka harus seimbang antara kecerdasan dan kebiasaan hidup sehat," imbuhnya.

Mintaasih juga menyoroti pentingnya teknologi, khususnya AI, yang kini sudah merambah berbagai sektor seperti transportasi, kesehatan, dan pendidikan. Ia menegaskan bahwa siswa SMK harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan ini. 

"Kehadiran AI dapat menggantikan banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, proses belajar di SMK Brantas harus berkualitas agar siswa siap memasuki dunia kerja yang kompetitif," jelasnya.

SMK Brantas Karangkates juga mulai mengintegrasikan kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning, yang menekankan pembelajaran mendalam, berpikir kritis, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata.

MPLS ini diharapkan menjadi momentum awal untuk membangun karakter siswa baru yang mencintai NKRI, menjauhi perilaku negatif seperti bullying dan judi online, serta siap menyongsong masa depan Indonesia Emas 2045.(mul)*

library_books Slamet Mulyono / Smk Brantas K